Halaman

Tampilkan postingan dengan label Ayam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ayam. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 September 2015

Kari Ayam Khas Aceh dan Roti Jala


 Bismillah....

Menu Kari ayam ini biasa kami sajikan saat Hari Raya Idul Fitri... Ini adalah menu yang wajib ada di atas meja makan saat itu, entah siapa yang memulainya ...  yang pasti di tradisi keluarga kami... jadi kurang berasa lebarannya kalo nggak ada kari ayam (aya-aya wae....Facebook big smile - Grin emoticon ). Bahan utama menu kari ini bukan hanya ayam saja looo... tapi bisa daging itik, daging sapi ataupun daging kambing ... mana yang menurut selera saja. Dan kari ayam yang biasa kami masak adalah Kari Ayam khas Aceh yang resepnya adalah resep keluarga turun temurun .

Pagi ini... seperti biasa aku nanya dong ke suami mau makan apa ayah hari ini?  jawab suamiku ... hhmmm ayah pengen makan ayam kari yang pedas pakai roti jala.... Oke, baiklah.... Kebetulan ini menu kesukaanku dan juga menu andalanku... dan Alhamdulillah semua bumbu inti yang diperlukan insyaAllah selalu siap di dapur  jadi nggak perlu pake ribet cari-cari dulu, yang perlu disiapkan hanya tinggal ayamnya saja. Untuk membuat kari ayam yang spesial memang harus memilih ayam yang segar alias baru dipotong, kalo memungkinkan pilih ayam kampung yaaa... kalo susah, ayam potong (putih) pun tak apa... 

Setelah dapat ayamnya... Bismillah, aku langsung deh ngacir dan klotak klotek di dapur. Ada beberapa bumbu khas yang kupakai di menu ini, salah satunya adalah kelapa gongseng. Kelapa gongseng ini harus disiapkan jauh-jauh hari sebelum memasak kari karena kalo buatnya bersamaan bisa memakan waktu banyak buat memasaknya. Biasanya aku buat kelapa gongseng ini per 3 bulanan terus ku simpan di kulkas.

Oke langsung aja yaaa ke resep dan cara membuat kari ayam khas Aceh dan roti jala ini...

Kari Ayam Khas Aceh
(Resep Putri - diaryofourlife)

Bahan :
  • Ayam kampung atau ayam potong 1 ekor, bersihkan, potong-potong
  • 2 buah bawang merah, iris-iris
  • Kapu laga, bunga lawang/bunga keling/lawang keling (yang bentuknya seperti bintang), cengkeh, dan kayu manis masing-masing secukupnya aja jangan terlalu banyak (biasanya untuk 1 ekor ayam aku beli 3 kemasan plastik kecil yang biasanya dijual di warung sayur).
  • Kelapa Gongseng  5 sdm.
  • Santan kental (aku pakai cuma 60-80 ml, nggak mau banyak santan karena sudah pakai kelapa gongseng).
  • Cabai hijau 4, belah dua.
  • Daun temurui/kari/salam koja 5 tangkai, ambil daunnya.
  • 2 batang serai, ambil bagian putihnya lalu dikeprek (untuk kali ini aku skip karena kelupaan beli padahal nggak ada lagi simpanan di kulkas Facebook big smile - Grin emoticon ).
  • Minyak goreng 3 sdm untuk menumis
  • Air secukupnya
  • Garam 1 sdm tidak penuh
  • Gula 1 sdt

Bumbu Halus :
  • Bawang merah 3 sdm
  • Bawang putih 2 1/2 sdm 
  • Cabai merah 2 sdm
  • Kunyit 1 sdm
  • Jahe 1/2 sdm
  • Ketumbar 1 sdm tidak penuh
  • Merica 1/2 - 1 sdt
  • Jintan 1 sdm tidak penuh
  • Cabai merah bubuk 2-3 sdm tidak penuh (selain mempercantik warna kari juga memberi rasa pedas yang wahhhh.... jadi, hati-hati dalam penggunaan jumlahnya)

 Cara Membuatnya :
  1. Masukkan semua bumbu halus  ke dalam mangkuk ayam yang sudah dipotong dan dibersihkan, aduk rata sampai semua potongan ayam terselimuti bumbu halusnya, diamkan sejenak agar bumbunya meresap.
Gambar bumbu halus dan ayam yang sudah dipotong

Gambar ayam yang sudah dilumuri bumbu halus secara merata

2. Tumis bawang merah iris,kapulaga, bunga lawang, kayu manis dan cengkeh sampai harum.

 Gambar bawang merah iris,kapulaga,bunga lawang,kayu manis dan cengkeh
Gambar cabai hijaunya abaikan dulu yaaa...

 Gambar bumbu yang ditumis

3. Masukkan ayam yang sudah dilumuri bumbu halus, aduk-aduk.
4. Tambahkan 5 sdm kelapa gongseng, aduk rata.

 Ini Gambar kelapa gongseng simpanan ku 

5. Masukkan air secukupnya, masak sampai mendidih.
6. Tambahkan santan, aduk
7. Masukkan cabai hijau dan daun temurui


8. Tambahkan garam dan gula, masak sampai matang
9. Siap, angkat dan hidangkan.


Resep Kelapa Gongseng :
  • Kelapa 1 buah dikukur lalu digongseng dengan api kecil sampai rapuh, angkat, dinginkan.
  • Giling kelapa gongseng sampai halus (kalo aku gilingnya pakai ulekan sampai halus dan keluar minyaknya).
  • Simpan kelapa gongseng dalam wadah, masukkan kulkas gunakan saat akan memasak.

Resep Roti Jala :
Bahan :
  • 250 gr tepung terigu serba guna
  • 150 ml santan
  • 1 butir telur ayam
  • 1/2 sdt garam
  • 2 sdm minyak goreng

Cara Membuat :

 Gambar adonan roti jala
  1. Campur semua bahan dalam wadah, aduk sampai adonan rata.
  2. Masukkan adonan  dalam plastik bentuk segitiga lubangi ujungnya.
  3. Siapkan teflon, panaskan dengan api sedang mengarah ke kecil.
  4. Semprotkan adonan ke atas teflon membentuk jaring laba-laba. 
  5. Masak sampai adonan roti jala mudah dilepaskan.
  6. Lipat roti jala bentuk segitiga.
  7.  
Alhamdulillah, selesai sudah... puas rasanya melihat suami makan dengan lahap plus keringatan Big smile emoticon , itu artinya maknyusss Big Grin Emoticon  (yahhh  geer deh Facebook Tounge Out Emoticon ). Anak-anak juga lahap walau makan ayamnya saja tanpa kuahnya (pedassss bun.... kata mereka). Dan roti jala nya selain bunda dan ayahnya santap dengan kari, ludes di gadoin anak-anak  Smiling face for Facebook.

Selamat mencoba yaaaa....   Facebook Kiki Smiley

Selasa, 09 Desember 2014

AYAM TANGKAP


Bismillah....

Assalamu'alaikum....

Wahhh kalo bicara soal makanan yang satu ini, kami sekeluarga hobi sekali menyantapnya....  Dulu, sempat bingung apa sih ayam tangkap? seperti apa sih? namanya aneh.... apa harus kejar2 ayamnya dulu lalu ketangkep baru bisa dimasak... big grin (sepertinya emang gitu kali yaa... ). Tapi jangan ditanya rasanya.... muantapppp ... Mangat that....

Ayam tangkap ini makanan khas dari Aceh, tepatnya Aceh Besar. Nggak susah buatnya kok... mudah dan tidak repot.... Kalo sudah mencoba hati-hati ketagihan.... cool

Bahan yang diperlukan untuk membuat Ayam tangkap :
  • Ayam kampung (kaloada nya ayam potong/broiler boleh juga tapi dipotongnya kecil2 yaaa, kecilnya beneran kecil... misal paha bawah dipotong lagi jadi 2 bagian, gitu.... but, bukan karena pengiritan lhooo... tapi biar bumbunya lebih meresap dan maknyusss winking ).
  • Daun pandan 4lembar, iris2
  • Daun kari / temurui / salam koja  secukupnya (kalo aku suka banyak, makin banyak makin harummm)
  • Cabe hijau 7 buah, di potong-potong
  • Cabe rawit 5 buah, di potong-potong
  • Jeruk nipis
  • Minyak goreng
Bumbu :
  • Bawang putih 3 siung, dihaluskan
  • Bawang merah 5 buah, dihaluskan
  • Kunyit, dihaluskan
  • Jahe 1 ruas jari, dihaluskan
  • Asam jawa (ambil airnya)
  • Garam
  • Gula
Cara Membuatnya :
  • Potong ayam kampung/broiler kecil-kecil, diremas-remas dengan perasan air jeruk nipis lalu campur dengan bumbu, diamkan sebentar agar bumbu meresap.
  • Panaskan minyak, masukkan daun kari, daun pandan, cabe hijau dan cabe rawitnya, oseng-oseng sebentar.
  • Masukkan ayamnya
  • Goreng sampai warna ayamnya kecoklatan
  • Angkat dan sajikan dengan nasi panas
Selamat mencoba...  love struck

Senin, 11 Maret 2013

Berkunjung ke Peternakan Ayam Broiler dan Kambing


Bismillah...

Hari sabtu kemarin, abang fayyash dan aisha diajak ayah berkunjung ke peternakan ayam broiler, kebetulan ayamnya baru masuk...jadi masih kecil-kecil, masih harus dipanasi dengan pemanas atau istilahnya gasolet.

Abang dan aisha senang sekali apalagi pas waktu pulang dikasih hadiah seekor anak ayam, yang diberi nama Cip cip ma Aisha ^^


Habis liat anak2 ayam terus lanjut liat si mbekkkkk..... "Ayah.... anak mbek nya ada yang mau nyusu ke mama mbek nya!" Kata abang dan aisha.


Happy Homeschooling  ^^