Halaman

Tampilkan postingan dengan label Cooking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cooking. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 September 2015

Kari Ayam Khas Aceh dan Roti Jala


 Bismillah....

Menu Kari ayam ini biasa kami sajikan saat Hari Raya Idul Fitri... Ini adalah menu yang wajib ada di atas meja makan saat itu, entah siapa yang memulainya ...  yang pasti di tradisi keluarga kami... jadi kurang berasa lebarannya kalo nggak ada kari ayam (aya-aya wae....Facebook big smile - Grin emoticon ). Bahan utama menu kari ini bukan hanya ayam saja looo... tapi bisa daging itik, daging sapi ataupun daging kambing ... mana yang menurut selera saja. Dan kari ayam yang biasa kami masak adalah Kari Ayam khas Aceh yang resepnya adalah resep keluarga turun temurun .

Pagi ini... seperti biasa aku nanya dong ke suami mau makan apa ayah hari ini?  jawab suamiku ... hhmmm ayah pengen makan ayam kari yang pedas pakai roti jala.... Oke, baiklah.... Kebetulan ini menu kesukaanku dan juga menu andalanku... dan Alhamdulillah semua bumbu inti yang diperlukan insyaAllah selalu siap di dapur  jadi nggak perlu pake ribet cari-cari dulu, yang perlu disiapkan hanya tinggal ayamnya saja. Untuk membuat kari ayam yang spesial memang harus memilih ayam yang segar alias baru dipotong, kalo memungkinkan pilih ayam kampung yaaa... kalo susah, ayam potong (putih) pun tak apa... 

Setelah dapat ayamnya... Bismillah, aku langsung deh ngacir dan klotak klotek di dapur. Ada beberapa bumbu khas yang kupakai di menu ini, salah satunya adalah kelapa gongseng. Kelapa gongseng ini harus disiapkan jauh-jauh hari sebelum memasak kari karena kalo buatnya bersamaan bisa memakan waktu banyak buat memasaknya. Biasanya aku buat kelapa gongseng ini per 3 bulanan terus ku simpan di kulkas.

Oke langsung aja yaaa ke resep dan cara membuat kari ayam khas Aceh dan roti jala ini...

Kari Ayam Khas Aceh
(Resep Putri - diaryofourlife)

Bahan :
  • Ayam kampung atau ayam potong 1 ekor, bersihkan, potong-potong
  • 2 buah bawang merah, iris-iris
  • Kapu laga, bunga lawang/bunga keling/lawang keling (yang bentuknya seperti bintang), cengkeh, dan kayu manis masing-masing secukupnya aja jangan terlalu banyak (biasanya untuk 1 ekor ayam aku beli 3 kemasan plastik kecil yang biasanya dijual di warung sayur).
  • Kelapa Gongseng  5 sdm.
  • Santan kental (aku pakai cuma 60-80 ml, nggak mau banyak santan karena sudah pakai kelapa gongseng).
  • Cabai hijau 4, belah dua.
  • Daun temurui/kari/salam koja 5 tangkai, ambil daunnya.
  • 2 batang serai, ambil bagian putihnya lalu dikeprek (untuk kali ini aku skip karena kelupaan beli padahal nggak ada lagi simpanan di kulkas Facebook big smile - Grin emoticon ).
  • Minyak goreng 3 sdm untuk menumis
  • Air secukupnya
  • Garam 1 sdm tidak penuh
  • Gula 1 sdt

Bumbu Halus :
  • Bawang merah 3 sdm
  • Bawang putih 2 1/2 sdm 
  • Cabai merah 2 sdm
  • Kunyit 1 sdm
  • Jahe 1/2 sdm
  • Ketumbar 1 sdm tidak penuh
  • Merica 1/2 - 1 sdt
  • Jintan 1 sdm tidak penuh
  • Cabai merah bubuk 2-3 sdm tidak penuh (selain mempercantik warna kari juga memberi rasa pedas yang wahhhh.... jadi, hati-hati dalam penggunaan jumlahnya)

 Cara Membuatnya :
  1. Masukkan semua bumbu halus  ke dalam mangkuk ayam yang sudah dipotong dan dibersihkan, aduk rata sampai semua potongan ayam terselimuti bumbu halusnya, diamkan sejenak agar bumbunya meresap.
Gambar bumbu halus dan ayam yang sudah dipotong

Gambar ayam yang sudah dilumuri bumbu halus secara merata

2. Tumis bawang merah iris,kapulaga, bunga lawang, kayu manis dan cengkeh sampai harum.

 Gambar bawang merah iris,kapulaga,bunga lawang,kayu manis dan cengkeh
Gambar cabai hijaunya abaikan dulu yaaa...

 Gambar bumbu yang ditumis

3. Masukkan ayam yang sudah dilumuri bumbu halus, aduk-aduk.
4. Tambahkan 5 sdm kelapa gongseng, aduk rata.

 Ini Gambar kelapa gongseng simpanan ku 

5. Masukkan air secukupnya, masak sampai mendidih.
6. Tambahkan santan, aduk
7. Masukkan cabai hijau dan daun temurui


8. Tambahkan garam dan gula, masak sampai matang
9. Siap, angkat dan hidangkan.


Resep Kelapa Gongseng :
  • Kelapa 1 buah dikukur lalu digongseng dengan api kecil sampai rapuh, angkat, dinginkan.
  • Giling kelapa gongseng sampai halus (kalo aku gilingnya pakai ulekan sampai halus dan keluar minyaknya).
  • Simpan kelapa gongseng dalam wadah, masukkan kulkas gunakan saat akan memasak.

Resep Roti Jala :
Bahan :
  • 250 gr tepung terigu serba guna
  • 150 ml santan
  • 1 butir telur ayam
  • 1/2 sdt garam
  • 2 sdm minyak goreng

Cara Membuat :

 Gambar adonan roti jala
  1. Campur semua bahan dalam wadah, aduk sampai adonan rata.
  2. Masukkan adonan  dalam plastik bentuk segitiga lubangi ujungnya.
  3. Siapkan teflon, panaskan dengan api sedang mengarah ke kecil.
  4. Semprotkan adonan ke atas teflon membentuk jaring laba-laba. 
  5. Masak sampai adonan roti jala mudah dilepaskan.
  6. Lipat roti jala bentuk segitiga.
  7.  
Alhamdulillah, selesai sudah... puas rasanya melihat suami makan dengan lahap plus keringatan Big smile emoticon , itu artinya maknyusss Big Grin Emoticon  (yahhh  geer deh Facebook Tounge Out Emoticon ). Anak-anak juga lahap walau makan ayamnya saja tanpa kuahnya (pedassss bun.... kata mereka). Dan roti jala nya selain bunda dan ayahnya santap dengan kari, ludes di gadoin anak-anak  Smiling face for Facebook.

Selamat mencoba yaaaa....   Facebook Kiki Smiley

Rabu, 31 Desember 2014

SOP TEKWAN

 Bismillah,

Assalamu'alaikum....

Memenuhi tantangan di #foodchallenge hari ke-3 ini, aku menyengajakan berbelanja ke pasar (sebenarnya sih karena udah keabisan stok termasuk telur2 ku habis tak bersisa  tongue).

Setelah di wanti-wanti ma ayah Badli kalo belanjanya nggak boleh lebih dari sejam, akhirnya kami satu tim lengkap pergilah ke pasar. Kebayang dong belanja sambil nuntun dua anak dan si ayah juga ikutan ngubek2 pasar sambil menggendong si kecil ... hehehe alhasil acara belanja pun jadi molor menjadi hampir 2 jam
whew!

Sesampainya di rumah setelah beberes, cuci dan simpan belanjaan di tempatnya masing-masing... hhmmm sempat juga sih jemur cucian yang tadi pagi aku cuci plus mandiin dan bikin susu zhafran (curhat cerita nya batting eyelashes). Akhirnya... tibalah saat meng eksekusi tekwan.

Ya... Hari ini aku masak tekwan, makanan khas berupa bakso ikan tenggiri yang berasal dari Palembang ini adalah makanan kesukaanku. Lumayan ribet sih membuatnya karena harus membuat bakso ikannya dulu, merebus, baru kemudian dicampur ke kuah nya apalagi ditambah lelahnya sehabis belanja dan beberes plus koor kompaknya anak2 yang bertanya 'masih lama nggak bun?' , 'bun... perutku udah kukuruyuk, kapan makannya?'  Hahaha.... seruuuu, tapi Alhamdulillah semua lelah itu hilang saat melihat anak2 dengan lahapnya memakan masakan bunda nya... sayang Zhafran sudah tertidur lebih dulu karena lelah... but saat bangun ia langsung meminta makanhappy                                                                                                                              
Sebenarnya sih nggak perlu serepot seperti yang kutulis di atas membuat tekwan ini, cuma alangkah baiknya sebelum memasak itu bahan2 yang diperlukan sudah tersedia semua di rumah (nggak perlu belanja dulu) jadi nggak memakan waktu dan tenaga.

Berikut resep tekwan ala bunda Putri blushing

Bahan yang diperlukan :
  • Ikan tenggiri  1 kg (kalau nggak ada tenggiri, ikan gabus pun bisa).
  • Tepung sagu 1/4 kg
  • Ebi atau udang rebon 2 sdm (sedu air panas kemudian dihaluskan)
  • Udang 1/4 kg dikupas (kali ini aku pun skip udang karena kelupaan beli  big grin )
  • Jamur kuping (sedu dengan air panas, sisihkan)
  • Bengkuang 2 buah (potong bentuk korek)
  • Sedap malam (biasanya aku pakai tapi untuk hari ini karena nggak ketemu bahannya jadi aku skip)
  • merica
  • garam
  • gula
  • bawang putih  4 siung
  • telor 1 butir (ambil putihnya saja)
  • daun bawang
Cara membuatnya :
  • Ikan tenggiri dicuci bersih kemudian di belah dan diambil dagingnya (aku lebih suka memisahkan daging dari tulangnya ini dengan tangan karena khawatir ada duri yang terbawa)
  • Haluskan daging ikan tenggiri ( kalo aku daging ikannya diulek biar keliahatan kalo masih ada duri yang tertinggal)
  • Setelah daging ikannya halus, masukkan merica dan garam secukupnya, bawang putih 2 siung (digiling), aduk rata. Kemudian masukkan putih telur.
  • Tuang tepung sagu sedikit demi sedikit sambil terus di uleni, bila menggumpal-gumpal tambah kan air, bila terlalu lembek tambahkan tepung sagunya... terus lakukan sampai bisa dibentuk menjadi bola2  (catatan jangan sampai terlalu banyak tepungnya yaaa... bisa terlalu kenyal nanti).
  • Bentuk bola2/bakso dengan ukuran sesuai selera, sambil membuat panaskan air untuk merebus bakso nya.
  • Setelah air nya mendidih masukkan bakso satu demi satu, rebus sampai mengapung, angkat dan sisihkan.
  • Siapkan bumbu buat kuahnya :           
       - Merica secukupnya
       - Bawang putih 2 siung haluskan
       - Ebi/udang rebon halus
       - Udang kupas
  • Masukkan bumbu halus tadi beserta udang kupas ke dalam air sisa rebusan bakso, tambahkan air bila perlu.
  • Masukkan bengkuang, jamur kuping dan sedap malam
  • Masukkan bakso ikan
  • Rebus sampai mendidih, terakhir taburi daun bawang, matikan api dan sajikan...
Selesaiiii deh.... sop tekwan nnya, nggak susah kan...  tekwan ini bisa dimakan dengan nasi atau sopnya saja sesuai selera, tambahkan sambal botol atau gecreki cabe rawit plus kecap... nyyaammmm  eat


 Selamat mencoba  happy

Selasa, 09 Desember 2014

AYAM TANGKAP


Bismillah....

Assalamu'alaikum....

Wahhh kalo bicara soal makanan yang satu ini, kami sekeluarga hobi sekali menyantapnya....  Dulu, sempat bingung apa sih ayam tangkap? seperti apa sih? namanya aneh.... apa harus kejar2 ayamnya dulu lalu ketangkep baru bisa dimasak... big grin (sepertinya emang gitu kali yaa... ). Tapi jangan ditanya rasanya.... muantapppp ... Mangat that....

Ayam tangkap ini makanan khas dari Aceh, tepatnya Aceh Besar. Nggak susah buatnya kok... mudah dan tidak repot.... Kalo sudah mencoba hati-hati ketagihan.... cool

Bahan yang diperlukan untuk membuat Ayam tangkap :
  • Ayam kampung (kaloada nya ayam potong/broiler boleh juga tapi dipotongnya kecil2 yaaa, kecilnya beneran kecil... misal paha bawah dipotong lagi jadi 2 bagian, gitu.... but, bukan karena pengiritan lhooo... tapi biar bumbunya lebih meresap dan maknyusss winking ).
  • Daun pandan 4lembar, iris2
  • Daun kari / temurui / salam koja  secukupnya (kalo aku suka banyak, makin banyak makin harummm)
  • Cabe hijau 7 buah, di potong-potong
  • Cabe rawit 5 buah, di potong-potong
  • Jeruk nipis
  • Minyak goreng
Bumbu :
  • Bawang putih 3 siung, dihaluskan
  • Bawang merah 5 buah, dihaluskan
  • Kunyit, dihaluskan
  • Jahe 1 ruas jari, dihaluskan
  • Asam jawa (ambil airnya)
  • Garam
  • Gula
Cara Membuatnya :
  • Potong ayam kampung/broiler kecil-kecil, diremas-remas dengan perasan air jeruk nipis lalu campur dengan bumbu, diamkan sebentar agar bumbu meresap.
  • Panaskan minyak, masukkan daun kari, daun pandan, cabe hijau dan cabe rawitnya, oseng-oseng sebentar.
  • Masukkan ayamnya
  • Goreng sampai warna ayamnya kecoklatan
  • Angkat dan sajikan dengan nasi panas
Selamat mencoba...  love struck

Senin, 08 Desember 2014

KIMCHI...



Bismillah...

Assalamu'alaikum...

Udah lumayan lama nih nggak posting resep yang aku coba di dapur sejak kepindahan kami ke Pekan Baru big grin.  Alhamdulillah hari ini  berkesempatan mencoba menyantap 'kimchi' setelah dua hari an di fermentasi.

Awal buat kimchi ini gara-gara Fayyash yang selalu minta kimchi tiap kami jalan-jalan ke H****M*** . Fayyash tau tentang kimchi ini dari kegemarannya nonton Running Man ma Bundanya
tongue .  Daripada beli yang kita tidak tau proses pembuatannya secara langsung seperti apa???  aku pikir lebih baik bikin sendiri... nggak tau resepnya? tinggal googling...

Rasanya.... Hhmmmm pertama agak-agak gimana gitu karena dominan asam, ada pedasnya, manis ... tapi lama kelamaan enak lhooo  ...  happy

Oh ya, kimchi adalah salah satu masakan tradisional Korea berupa sayuran yang difermentasi... mirip asinan sayuran gitu deh kalo kubilang dan kimchi ini termasuk salah satu makanan yang ter sehat di dunia...

Berikut resep yang  kudapat, kumodifikasi dan aku coba...

Bahan-bahan :

  • Sawi putih 2 buah ukuran sedang
  • Lobak cukup setengah, iris-iris
  • Wortel 2 buah, iris-iris
  • Pir 1 buah, iris-iris
  • Daun bawang 3 batang
  • Ebi
  • Bawang putih 4 siung, haluskan
  • jahe 1 ruas jari, haluskan
  • 7 sdm bubuk cabe merah (huaaaa pedessss....  crying laughing  )
  •  garam halus secukupnya
  •  gula secukupnya
  • Setengah gelas garam kasar (garam buat bikin telur asin)
  • 2 sdm minyak ikan
  • Air matang secukupnya

Cara Membuatnya :
  • Cuci bersih sawi yang masih utuh  dengan air yang mengalir (benar-benar bersih yaaa... )
  • Campur setengah gelas garam dan air matang dalam baskom, rendam sawi dalam larutan air garam tersebut selama 6 jam
  • Angkat sawi, cuci kembali dengan air bersih
  • Potong sawi kecil-kecil (dibiarkan utuh juga boleh)
  • Campur lobak, wortel, pir, daun bawang, ebi, bawang putih, jahe, bubuk cabe merah, garam halus, gula dan minyak ikan.
  • Balur sawi dengan bumbu secara merata sambil diremas-remas
  • Simpan dalam toples kaca, simpan selama 2 hari dalam suhu ruangan
  • Dan kimchi pun siap dimakan....
Selamat mencoba...  winking

Kamis, 23 Oktober 2014

Nasi Bakar Teri, Jambal Roti dan Jamur Tiram


Bismillah...

Assalamu'alaikum, pengen posting masakanku yang kemaren ahhh...

Sudah seminggu ini kami punya kompor tungku di rumah buat masak-masak gulai atau kari dan bakar ikan,ayam ataupun sate. Hhhmmm, beda masakan kalo kita masak diatas tungku apalagi kalo pakai kayu yang wanginya khas seperti kayu dari pohon kayu manis. Berhubung kayunya belum dapat, kami masih pakai tempurung kelapa buat bakarnya.

Bincang-bincang ma suami... beliau bilang kalo nasi kita masak di tungku harum dan rasanya jadi enak, tiba-tiba keingat... wahhh kenapa nggak kita bikin nasi bakar, empat atau lima tahun yang lalu kan sempat ngetrend tuh nasi bakar, jadi kangen pengen makan nasi bakar lagi... (hhmmmm).

Buka kulkas, cari bahan-bahan apa aja yang sudah tersedia... ternyata ada teri medan dan ikan asin jambal roti. Hmmm sayurnya apa yaa, mikir... oh ya, nanti kan mau antar fayyash pramuka ke Brilliant sekalian deh beli jamur tiram di dekat sana. Tambahannya daun kemangi sudah ada tinggal petik di kebun, begitu juga daun pisang, cabai hijau dan cabai rawit... fresh from the garden  :)

Pulang antar Fayyash, langsung eksekusi di dapur. .. Alhamdulillah satu jam lebih seperempat nasi bakarnya sudah siap dihidangkan... dan harumnya itu tuhhhh menggoda sangat  big grin

Berikut resepnya ...

Bahan :
Santan dari 1/2 butir kelapa, kalo saya nggak suka kental saya tambahkan air lagi secukupnya yang penting pas buat masak nasinya.
Garam secukupnya/sesuai selera
3 batang serai, ambil bagian putih, memarkan
5 lembar daun salam
5 lembar daun jeruk
6 mug takaran beras rice cooker
Daun pisang untuk membungkus (ditaruh di atas kompor sebentar supaya lemas)
Tusuk gigi buat menyemat
1 ons teri medan (goreng kering)
1 ons jambal roti, potong kotak kecil-kecil (goreng kering)
Daun kemangi, siangi

Tumis Jamur :
minyak untuk menumis
500gr jamur tiram, cuci, iris
garam secukupnya
merica bubuk secukupnya
gula pasir secukupnya
Tumis semua bahan diatas sampai matang.

Bumbu iris :
10 butir bawang merah
10 siung bawang putih
8 buah cabai hijau
cabe rawit hijau dan merah besar
1 ruas jari lengkuas, kupas, geprek
Semua bahan bumbu iris ditumis sebentar saja sampai agak layu

Cara membuatnya :
- Didihkan santan, garam, serai,daun salam, dan daun jeruk. Tambahkan beras, aduk. Masak hingga matang, angkat.
- Biasanya, nasi bakar itu diisi dengan teri, jambal roti dan jamur didalamnya... tapi kali ini saya mau dicampur semua ke nasinya. Sebelum di taruh di daun pisang, nasi beserta isinya saya campur dahulu semuanya, itu pilihan sesuai selera masing-masing.
- Ambil daun pisang, beri nasi secukupnya, tambahkan daun kemangi dan tumisan bumbu iris, bungkus seperti membungkus lontong, lalu tusuk dengan tusuk gigi.
- Bakar di atas bara api hingga harum

Angkat dan sajikan....  happy

Selasa, 02 April 2013

Aku Bisa Masak - Bola-bola Cilok!


Bismillah...

Alhamdulillah... hari ini Fayyash dan Aisha berekplorasi kembali di dapur,kali ini menu nya Bola-bola Cilok.

Ide membuat resep ini bunda dapat dari wall FB nya ibu Dessy Rillia. Wah... seru sekali 2 krucilku bereksplorasi di dapur, bermain-main dengan tepung, membentuk adonan tepung menjadi bulat-bulat kemudian mengisinya dengan telur puyuh yang sudah direbus dan bakso yang sudah dipotong menjadi 6 bagian... hehehe pasti mikirnya ribet deh kalo masak bareng ma anak2, tapi jamin 100% (itu kalo saya lho :) ) kalo diniatkan untuk proses pembelajaran mereka dan bersenang2 ma anak2.... wah nggak ada tuh istilah ribet dan ngerepotin, malah yang ada kita Fun dan ketawa ketiwi sambil terus transfer pengetahuan.

Bermacam-macam pembelajaran yang bisa kita transfer ke anak2, seperti contohnya pembelajaran mengenai kebersihan. Dalam mempersiapkan bahan2 yang akan dipakai untuk memasak, jangan lupa untuk mencuci bahan (misal dalam resep ini, bakso,daun bawang dan seledri) sebelum dipotong2, setelah selesai memasak... nah ajarkan anak untuk membantu merapikan misal dengan membuang sampah, menyapu kotoran dan mengelap wadah dan piring bekas dipakai.

Pembelajaran lainnya adalah mengenai matematika, misal saat membuat bulatan2 cilok...anak2 diminta menghitung berapa buah cilok yang sudah ia buat, contoh lainnya mengenai ukuran besar dan kecil... seperti pada Fayyash dan Aisha, saat membuat bola2 cilok... Fayyash membuatnya dalam bentuk bola2 besar sedang Aisha membuatnya bola2 kecil... anak2 bisa dikenalkan dengan konsep besar kecil. Pembelajaran motorik halusnya juga bisa lho... Aisha membantu memotong2 daun bawang dan seledri dengan cara digunting, selain itu mereka juga ikut menguleni adonan dan membentuk adonan menjadi bola2.

Science nya ... dapat juga! Fayyash ma Aisha tahu pada saat tepung sagu dicampur dengan air panas...wah lengketnya saat dipegang tapi ketika dicampur dengan tepung terigu lengketnya berkurang dan adonannya jadi lebih mudah dibentuk, saat dipegang ternyata ada bedanya juga lho tepung terigu dengan tepung sagu, kalo sagu agak2 keset gitu.... langsung 2 krucilku membanding2 kan kedua tepung tsb, kemudian saat merebus bola2 cilok... Fayyash lihat sebelum matang bola2 ciloknya tenggelam didalam air tapi setelah matang mereka mengapung.... timbul deh pertanyaan, kenapa kalo matang bola2 nya mengapung bunda? Nah... bisa nih disenggol dikit ajha soal berat jenis dan reaksi benda yang memuai (hehehe untuk kasus ini, bundanya harus buka buku contekan dulu).

Bahasa.... banyak kosa kata dan mengenal benda2 baru yang mereka peroleh, jadi tau tepung terigu, tepung sagu, bawang goreng, telur puyuh dan banyak lagi, kenalkan juga dalam bahasa Inggris. Banyak kan manfaat dari memasak bersama anak2 ... mereka pun excited sekali bila sudah diajak memasak.

Oh ya, berikut resep bola-bola cilok yang bunda buat dengan anak2, sumber Dessy Rillia @ FB

Bahan :

200 gr tepung sagu 100 gr tepung terigu
1 buah bawang putih dihaluskan
2 btg daun bawang iris halus
1 btg seledri iris halus
bawang goreng secukupnya
garam secukupnya
kaldu bubuk kalau suka
air panas secukupnya

Cara membuat :
aduk sagu dengan air panas lalu masukkan semua bahan (kecuali telur puyuh dan bakso) hingga kalis.
lalu siapkan air panas dalam panci.
bentuk bulat adonannnya. jangan lupa tengahnya diberi potongan telur puyuh dan bakso yang sudah dipotong2. langsung dimasukkan ke dalam air panas. lakukan hingga adonan habis.
setelah itu panaskan panci, rebus bola-bola cilok tsb hingga matang.

untuk bumbu kacangnya;
kacang tanah goreng, bawang putih dan cabe dihaluskan. tambahkan sedikit air, kecap, gula dan garam secukupnya. biar lebih mantap tambahkan sedikit perasan air jeruk nipis.

Berikut beberapa momen yang berhasil bunda abadikan...

Aisha dengan serunya bermain tepung... eh bikin bola-bola cilok ^^

Serunya Fayyash memasak.... ^^

Nah ini dia hasil penampakan bola-bola ciloknya setelah digoreng... :)

Happy Homeschooling... ^^


Jumat, 01 Maret 2013

Aku Bisa Masak

Bismillah...

Hari ini bang Fayyash dan Aisha ikut bantu bunda memasak... wah serunya!!!

Fayyash bantu bunda memotong sayur, bakso dan tempe. Kalau Aisha kebagian mencuci sayuran dan memotek-motek brokoli.

Sambil menyiapkan masakan, Fayyash dan aisha belajar mengenal nama2 sayuran, bumbu2 masak, dari bahan apa tempe dibuat, dan berhitung.

Abang meminta aisha mengambilkan buncis sebanyak yang dimintanya, aisha menghitungnya dan memberikan buncis yang diminta ke bang fayyash.

Habis itu, abang minta ijin bunda memasak di kompor, bunda kasih contoh caranya dan langsung abang masak sendiri... senangnya liat semangat anak2 disertakan dalam proses memasak... yang lebih membahagiakan, mereka semangat sekali memakan hasil masakannya sendiri...


Happy Homeschooling  ^^